Kependudukan

Berdasarkan data Proyeksi Penduduk, jumlah penduduk Kota Jambi tahun 2015 adalah sebesar 576.067 orang, terdiri dari penduduk laki-laki sebesar 289.713 dan perempuan 286.354 orang. Untuk melihat perbandingan jumlah antara laki-laki dan perempuan digunakan sebuah rasio yang disebut Rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio).

Rasio jenis kelamin merupakan perbandingan banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu. Angka yang diperoleh dari rasio jenis kelamin menunjukkan banyaknya penduduk laki-laki per 100 penduduk perempuan. Apabila angka yang diperoleh dari rasio jenis kelamin lebih besar dari 100 berarti jumlah penduduk laki-laki lebih besar daripada jumlah penduduk perempuan. Sedangkan untuk angka kurang dari 100 berarti jumlah penduduk perempuan lebih besar dari pada jumlah penduduk laki-laki.

Tahun 2015 rasio jenis kelamin penduduk Kota Jambi sebesar 101 yang bisa diartikan bahwa di Kota Jambi terdapat 101 laki-laki per 100 perempuan.

Sebagian besar kecamatan di Kota Jambi mempunyai rasio jenis kelamin lebih dari 100, kecuali untuk Kecamatan Pasar Jambi, Telanaipura, dan Danau Teluk. Rasio jenis kelamin tertinggi tahun 2015 adalah Kecamatan Pelayangan sebesar 108, artinya pada kecamatan tersebut terdapat 108 laki-laki per 100 perempuan. Rasio jenis kelamin terendah adalah Kecamatan Pasar Jambi, yaitu sebesar 95, artinya pada kecamatan tersebut terdapat 95 laki-laki per 100 perempuan.

 

Penduduk menurut Kecamatan 2015

 Kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar adalah Kecamatan Kotabaru, yaitu 164.030 jiwa atau sekitar 28,47 persen dari penduduk Kota Jambi yang berjumlah 576.067 orang. Kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar kedua adalah Kecamatan Jambi Selatan, yaitu sebesar 135.530 jiwa atau sekitar 23,53 persen. Di urutan ketiga adalah Kecamatan Telanaipura, yaitu sebesar 96.798 jiwa atau sekitar 16,80 persen dari total penduduk Kota Jambi.

Tiga kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak ini merupakan kecamatan dengan potensi perluasan kawasan perumahan untuk masyarakat. Ketiga kecamatan ini juga sebagian wilayahnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Muaro Jambi, sehingga berdampak pada penambahan penduduk yang bekerja atau bersekolah di Kabupaten Muaro Jambi tetapi bertempat tinggal di Kota Jambi dengan pertimbangan kemudahan akses baik ke Kota Jambi maupun ke Kabupaten Muaro Jambi.

Kecamatan dengan jumlah penduduk terkecil, yaitu hanya 2,08 persen dari penduduk Kota Jambi adalah Kecamatan Danau Teluk. Kecamatan dengan jumlah penduduk terkecil kedua adalah Kecamatan Pasar Jambi, yaitu 2,19 persen dan diikuti dengan Kecamatan Pelayangan sebesar 2,32 persen.

                                     Distribusi Penduduk Menurut Kecamatan Kota Jambi Tahun 2015

 

Kepadatan Penduduk

Luas wilayah Kota Jambi adalah 205,38 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2015 sebesar 576.067 jiwa, maka kepadatan penduduk Kota Jambi tahun 2015 adalah 2.805 jiwa/km2. Kepadatan penduduk 2015 meningkat dibanding tahun 2014 yang sebesar 2.766 jiwa/km2. Ini terlihat dari begitu banyak perumahan-perumahan yang dibangun di Kota Jambi untuk memenuhi permintaan perumahan bagi masyarakat dan akan terus meningkat dengan adanya program satu juta rumah yang dicanangkan.

Kepadatan penduduk per kecamatan cukup bervariasi sesuai dengan kemudahan akses dan pusat pengembangan pembangunan daerah Jambi. Kecamatan dengan kepadatan tertinggi adalah kecamatan Jelutung, yakni 7.892 jiwa/km2. Luas wilayah Kecamatan Jelutung hanya sebesar 7,92 km2, terkecil kedua setelah Kecamatan Pasar Jambi yang hanya 4,02 km2. Kecamatan Jelutung ini terletak di lokasi yang strategis, di tengah kota, dekat pusat perkantoran dan pertokoan sehingga menjadi primadona tempat tinggal.

Kecamatan Pasar Jambi merupakan kecamatan dengan luas wilayah terkecil dan kecenderungan jumlah penduduk yang berkurang dari tahun ke tahun. Hal ini dikarenakan Kecamatan Pasar Jambi merupakan pusat bisnis di Kota Jambi, perlahan penduduknya berpindah ke Kecamatan lain.

Kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah adalah Kecamatan Danau Teluk, yaitu hanya sekitar 764 jiwa/km2 dengan luas wilayah sekitar dua kali lebih luas dibanding Kecamatan Jelutung, yakni 15,70 km2. Di Kecamatan Danau Teluk ini masih terdapat banyak perkebunan dan sebagian penduduk di sini berpindah ke kecamatan lain yang dekat dengan pusat kota. Ini salah satu penyebab kepadatan penduduk yang rendah.

(Sumber: Badan Pusat Statistik Kota Jambi)

To Top