Buka Sosialisasi Program Kampung Bahagia Periode I Tahun 2026, Wali Kota Maulana Pastikan Seluruh RT Tersentuh Pembangunan

Admin

29 Januari 2026

cover

Jambi – Dalam mengoptimalkan pelaksanaan program unggulan “Kampung Bahagia” ditahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar sosialisasi terhadap para Ketua RT yang mendapatkan program 100 juta per RT di periode pertama.

Sosialisasi berlangsung di Ballroom Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, pada Kamis pagi (29/01/2026), sosialisasi ini terbagi dua sesi, yakni sesi pagi yang diikuti 337 Ketua RT dan sesi siang sebanyak 425 Ketua RT, sehingga total peserta mencapai 802 RT yang menjadi sasaran program “Kampung Bahagia”pada periode pertama tahun 2026.

Dalam mengoptimalkan program unggulan Pemkot Jambi ini, sebanyak 64 tenaga pendamping Kampung Bahagia telah direkrut untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif di tingkat wilayah. Ketua RT yang telah lebih dulu menerima program Kampung Bahagia juga turut dilibatkan sebagai konsultan dan berbagi pengalaman bagi Ketua RT penerima program tahun ini.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa program Kampung Bahagia menjadi instrumen pemerataan pembangunan hingga tingkat lingkungan terkecil.

Pada tahun 2026 ini seluruh RT di Kota Jambi, atau sebanyak 1.583 RT akan mendapatkan sentuhan pembangunan sehingga tidak ada lagi wilayah yang tertinggal.

image-content

“Dengan adanya program Kampung Bahagia ini maka diseluruh kawasan di wilayah kota akan tersentuh pembangun yang merata, RT sebagai lider bertugas membimbing para warganya untuk membangun kampung secara baik,” ucap Maulana.

Menurutnya, Ketua RT menjadi pemimpin utama dalam menggerakkan masyarakat untuk menentukan pembangunan di lingkungannya melalui musyawarah warga, mulai dari pembangunan jalan lingkungan, drainase, fasilitas umum hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Maulana juga menegaskan bahwa keberhasilan 67 RT sebagai percontohan di tahun 2025 menjadi contoh nyata bahwa pembangunan berbasis lingkungan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Melalui data saat ini, angka kemiskinan Kota Jambi mengalami penurunan dari 7,73 persen menjadi 7,6 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka juga terus menurun berkat berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk Program Kampung Bahagia yang menggerakkan ekonomi lokal melalui perputaran anggaran pembangunan di lingkungan RT,” tegasnya.

“Selain itu, berbagai program nasional turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja, seperti program dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang setiap unitnya dapat menyerap sekitar 47 tenaga kerja lokal, termasuk ibu rumah tangga. Sehingga angka kesejahteraan sosial di Kota Jambi dapat terus meningkat,” lanjutnya.

image-content

Wali Kota Maulana juga menyatakan, melalui sosialisasi ini merupakan tahapan penting agar seluruh pihak, memahami siklus pelaksanaan program. Dimana, seluruh kegiatan pembangunan akan ditentukan melalui musyawarah warga di tingkat RT sesuai kebutuhan lingkungan masing-masing melalui Pokja bahagia.

Sementara itu, Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverintiwi Dewanti, menyampaikan bahwa pelaksanaan program didasarkan pada Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 18 Tahun 2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kampung Bahagia sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Wali Kota Nomor 36 Tahun 2025, serta Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 835 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program.

“Program Kampung Bahagia merupakan program unggulan Pemerintah Kota Jambi yang bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada Kecamatan, Kelurahan, RT, dan Tenaga Pendamping agar pelaksanaan program berjalan seragam dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebagai peserta sosialisasi berasal dari 11 Kecamatan, 68 Kelurahan, yang terdiri dari 158 RT kategori kecil, 321 RT kategori sedang, dan 323 RT kategori besar.

“Pelaksanaan program periode pertama akan berlangsung Februari hingga Juni 2026, sedangkan periode kedua dilaksanakan Juli hingga November 2026 guna memastikan monitoring, pengawasan, dan kesiapan administrasi berjalan optimal. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Jambi juga meminta para Camat dan Lurah untuk tidak melakukan perubahan kategori maupun pergantian RT selama program berjalan guna menjaga konsistensi pelaksanaan,” sebutnya.

image-content

Untuk mendukung pengoptimalan penyelenggaraan program Kampung Bahagia, kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, serta Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemkot Jambi

Sebagai informasi terhadap prioritas pelaksanaan program “Kampung Bahagia atau Kota Jmabi BAHAGIA”. Yaitu :

BERSIH

Pengelolaan sampah tertutup, melalui Gotong-royong, Pengadaan Gerobak Motor, dan lainnya.

AMAN

Pemasangan CCTV, Siskamling terjadwal, serta Simulasi tanggap bencana (kebakaran, banjir).

HARMONIS

Silaturahmi warga, Penguatan Peran RT dalam penyelesaian konflik Peringatan hari besar nasional bersama.

AGAMIS

Pengajian, Program maghrib mengaji untuk anak-anak, Santunan sosial (anak yatim, dhuafa, lansia) serta Perayaan hari besar keagamaan secara inklusif

INOVATIF

Kebun TOGA atau urban farming RT, Pemanfaatan lahan kosong (taman baca, kebun bersama), Pelatihan digital sederhana (UMKM online, literasi digital).

SEJAHTERA

UMKM RT (kuliner, kerajinan, jasa), Koperasi / simpan pinjam warga, Pelatihan keterampilan (menjahit, servis, memasak)

Pemerintah Kota Jambi berharap sinergi antara pemerintah, camat, lurah, tenaga pendamping, dan Ketua RT mampu mewujudkan Kesuksesan Kampung Bahagia sebagai pondasi pembangunan yang merata, berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi.

Dalam sosialisasi ini turut hadir, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kota Jambi Drs. Noviarman, M.E., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi Dra. Hj. Noverintiwi Dewanti, M.E. beserta jajaran, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, pimpinan Bank Jambi Cabang Sutomo atau perwakilan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi atau perwakilan, para camat dan lurah se-Kota Jambi, tenaga pendamping Kampung Bahagia, pengurus Forum RT Kota Jambi, serta para Ketua RT penerima program.