Maulana-Diza Turun Langsung Implementasikan Pelaksanaan Program Kampung Bahagia Di Simpang Rimbo

Minggu, 14 Juni 2026

Penulis: Bowo Prayitno | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi - Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan Program Kampung Bahagia Kota Jambi. Hali itu ditunjukkan Wali Kota, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang turun langsung bergotong royong bersama warga dalam kegiatan pengecoran jalan rabat beton di RT 26 dan RT 24, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, Minggu (14/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi rangkaian pelaksanaan Program Kampung Bahagia yang terus digencarkan Pemerintah Kota Jambi sebagai upaya memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Di RT 26, Wali Kota dan Wakil Wali Kota menyerahkan bantuan sarana kegiatan sosial kemasyarakatan berupa satu set sound system dan 50 unit kursi untuk mendukung berbagai aktivitas warga. Pada kesempatan itu juga dilakukan peluncuran kendaraan operasional Bentor, Operator pengumpul sampah berbasis masyarakat (OPBM) sebagai sarana pendukung pelayanan masyarakat pada aspek kebersihan lingkungan.

Selanjutnya, rombongan menuju RT 24 untuk mengikuti secara langsung kegiatan gotong royong pengecoran jalan rabat beton bersama masyarakat setempat yang tampak antusias dan kompak bekerja membangun jalan di lingkungannya.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Kota Jambi.

“Alhamdulillah, pagi ini kita semua diberikan kesehatan untuk menyaksikan langsung semangat gotong royong warga. Inilah konsep yang sejak dahulu diajarkan oleh orang tua kita, saling membantu dan bergotong royong. Bahkan dalam semua ajaran agama, nilai tolong-menolong menjadi hal yang sangat penting,” ujar Maulana.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama Program Kampung Bahagia yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi lima tahun kedepan.

“Di dalam Kampung Bahagia ada nilai musyawarah, kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Semua masyarakat duduk bersama menentukan kebutuhan lingkungannya, menyusun prioritas pembangunan, kemudian melaksanakannya secara gotong royong. Ini yang ingin terus kita hidupkan,” tuturnya.

Maulana juga menegaskan bahwa budaya gotong royong merupakan karakter masyarakat Jambi yang harus terus dijaga dan tidak boleh dirusak oleh berbagai narasi negatif yang meragukan kepedulian sosial masyarakat.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

“Saya berkeliling ke banyak wilayah dan menyaksikan sendiri bahwa masyarakat Jambi memiliki semangat musyawarah dan gotong royong yang luar biasa. Jika ada yang meragukan budaya saling membantu masyarakat Jambi, itu sama saja menyakiti hati masyarakat Jambi sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi juga mencontohkan berbagai bentuk kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat, mulai dari program bedah rumah, bantuan kesehatan bagi warga kurang mampu, hingga dukungan terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi terus berupaya memastikan seluruh masyarakat, khususnya warga kurang mampu, mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial yang dibutuhkan.

“Kita ingin semua warga merasakan manfaat pembangunan. Orang sakit harus dibantu, anak-anak tidak boleh putus sekolah, masyarakat yang membutuhkan harus mendapatkan perhatian. Itulah semangat yang terus kami bangun melalui Program Kampung Bahagia,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur dan penguatan nilai sosial, Maulana juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Hari ini kita juga meluncurkan kendaraan operasional pengelolaan sampah. Karena kota yang bersih akan mendorong tumbuhnya pariwisata, UMKM, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kebersihan adalah bagian penting dari upaya mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Program Kampung Bahagia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan di berbagai wilayah Kota Jambi.

“Kita berada di Kelurahan Simpang Rimbo. Tadi meninjau langsung pekerjaan gotong royong pembangunan jalan di RT 26 dan RT 24. Selain itu juga dilakukan pelepasan bentor operasional masyarakat serta penyerahan bantuan sound system dan kursi untuk mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan. Di RT 24, warga sangat kompak bergotong royong membangun jalan. Bahkan program OPBM di sini sudah berjalan delapan bulan melalui swadaya masyarakat. Ini menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam membangun lingkungannya,” jelas Maulana.

Ia menyebutkan, pada pelaksanaan program Kampung Bahagia tahap 1 ditargetkan akhir bulan ini selesai. Dan segera di mulai untuk tahap ke dua.

"Jadi proposal semua sudah 100 persen, sekarang sudah pengerjaan semua, Insya Allah akhir Juni selesai, nanti dimulai lagi musawarah-musawarah untuk tahap kedua," pungkasnya

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Sementara itu, perwakilan masyarakat RT 26, Kelurahan Simpang Rimbo, Barusman menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Jambi yang telah memberikan ruang kepada masyarakat untuk menentukan sendiri prioritas pembangunan di lingkungannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Bapak Wakil Wali Kota, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi. Melalui Program Kampung Bahagia, masyarakat diberikan kesempatan untuk bersama-sama pemerintah membangun wilayahnya sesuai kebutuhan yang telah dimusyawarahkan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat siap mendukung dan menyukseskan Program Kampung Bahagia sebagai salah satu program unggulan Pemerintah Kota Jambi.

Menurutnya, semangat gotong royong di RT 26 telah tumbuh kuat. Bahkan beberapa waktu lalu masyarakat secara swadaya berhasil membangun jalan lingkungan sepanjang sekitar 30 meter dalam satu hari kerja dan berencana melanjutkan pembangunan pada tahap berikutnya 30 meter lagi.

Pada kesempatan itu, masyarakat juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua RT 26, Gomok Tua Ritonga, yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam melayani warga selama tiga periode kepemimpinannya.

Program Kampung Bahagia sendiri merupakan program strategis Pemerintah Kota Jambi yang bertujuan memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat nilai sosial kemasyarakatan, serta mewujudkan visi besar Kota Jambi sebagai kota yang bersih, nyaman, maju, dan bahagia.

Hingga pertengahan Juni 2026, seluruh usulan tahap pertama Program Kampung Bahagia telah memasuki progres 100 persen pada tahap administrasi dan saat ini berada pada tahap pelaksanaan fisik di lapangan.