Optimalisasi PAD, Pemkot Jambi Kolaborasi Bersama Pemkot Malang Adopsi Aplikasi Persada

Admin

12 Januari 2026

cover

Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengambil langkah strategis dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak retribusi.

Hal itu setelah dilakukannya penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan pemerintah Kota Malang Tentang penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang ditandatangani langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, bertempat di Balai Kota Malang, Senin (12/01/2026).

Menindaklanjuti kesepakatan bersama tersebut. Selanjutnya, diikuti penandatanganan kerja sama antara BPPRD (Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah) Kota Jambi dan Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kota Malang yang tentang Replikasi Aplikasi Persada Dan Vesop Kota Malang Di Kota Jambi yang ditandatangani oleh Kepala BPPRD Kota Jambi, Dr. H. Ardi, SP, M.Si., bersama Kepala Bapenda, Moh. Sulthon, S.Sos, M.M.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan, penandatanganan ini dilakukan dalam upaya Pemkot Jambi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Khususnya dari sektor perhotelan dan kuliner, melalui pemanfaatan teknologi digital.

image-content

"Melalui kerja sama ini, salah satu poin pentingnya adalah, kita akan mengadopsi aplikasi Persada yang dimiliki Kota Malang, yang merupakan sebuah aplikasi sebagai sistem pendukung optimalisasi pendapatan daerah," katanya.

Menurutnya, dengan karakteristik yang mempunyai kesamaan dengan Kota Jambi sebagai Kota Perdagangan dan Jasa, aplikasi Persada ini sangat relevan untuk diterapkan di Tanah Pilih Pusako Betuah.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menandatangani MoU untuk mengadopsi aplikasi PERSADA. Kota Jambi dan Kota Malang memiliki kemiripan sebagai kota perdagangan dan jasa, sehingga kami optimis aplikasi ini dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, khususnya dari sektor perhotelan dan kuliner,” tutur Wali Kota Jambi.

Lebih lanjut, dalam kunjungan di Kota Malang tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga menjajaki kolaborasi program sosial berbasis masyarakat. Salah satunya adalah pengembangan program Kampung Bahagia.

image-content

"Kami juga memaparkan terkait salah satu program prioritas. Yaitu Kampung Bahagia. Dimana, di Kota Malang ini juga ada program sejenis yang telah diterapkan. Namun butuh peningkatan," ucap Maulana.

Ia menegaskan, bahwa masih banyak potensi kerja sama lain yang dapat dikembangkan antara kedua daerah, baik di bidang ekonomi, pelayanan publik, maupun pembangunan sosial.

"Banyak hal yang bisa kita kolaborasikan kedepan, semoga dengan kerja sama ini bisa bermanfaat untuk kemajuan Kota masing-masing," pungkas Wali Kota Maulana.

Dengan penandatanganan kerja sama ini, menunjukkan komitmen Pemkot Jambi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan berbasis teknologi informasi yang dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas serta sinkronisasi dalam tata kelola Pendapatan Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

image-content

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Jambi, turut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp, OG, serta jajaran terkait dilingkungan Pemkot Jambi.