Pemkot Jambi Tandatangani Nota Kesepakatan Dengan BMKG, Perkuat Penanganan Penanggulangan Bencana

Rabu, 29 April 2026

Penulis: Agre Ilham Ramadhani | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi – Pastikan manajemen penanggulangan bencana di Kota Jambi dapat berjalan secara efektif dan maksimal, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana yang digelar di Aula Baperida Kota Jambi, Rabu pagi (29/04/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi tersebut merupakan wujud konsistensi dan keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam menghadapi dan menanggulangi bencana.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan , sejauh ini penanggulangan bencana di Kota Jambi sudah dalam kategori baik.

“Kita memiliki program prioritas Kota Tangguh, kemampuan untuk adaptasi dan mampu melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana alam atau non alam. Selama ini penanggulangannya memang sudah baik dengan melibatkan Damkar, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan OPD terkait lainnya, namun belum terorganisir,” kata Maulana.

Ia mengungkapkan, dengan berdirinya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi merupakan sebuah prioritas utama agar penanganan bencana dapat lebih terorganisir, baik itu ketika terjadi , rekonstruksi pasca bencana, maupun mitigasi resiko bencana.

“BPBD bertugas sebagai kordinator teknis dibidang penanggulangan bencana, bagaimana menyusun strategi secara komprehensif. Saya minta BPBD selalu berkolaborasi bersama BMKG dan OPD terkait supaya penanganan bencana dapat optimal,” ungkap Maulana.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Maulana berharap melalui sosialisasi ini masyarakat Kota Jambi selalu siap dalam menghadapi bencana.

“Melalui sosialisai ini, para lurah, camat, serta semua OPD terkait, dapat memahami bagaimana peta risiko serta cara penanggulangan bencana dan mensosialisasikan juga kepada para RT. Semua informasi akan disajikan secara digital sehingga masyarakat bisa mengakses informasi dengan mudah”, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas 1 Sutan Thaha Jambi Ibnu Sulistyono, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung kegiatan tersebut yang berguna bagi masyarakat Kota Jambi.

“Kami memiliki data yang diperlukan untuk dapat diolah. Untuk Kota Jambi, minimal kita adakan simulasi mitigasi kegagalan tekonlogi karena ada sumber minyak dan gas di Kota Jambi. Kalau tahun ini tingkat kemaraunya menjadi ekstrim, kita juga harus waspada akan terjadinya kebakaran ataupun menyiapkan pasokan air yang mungkin terbatas,” ujar Ibnu.

“Kami juga ingin berinovasi dengan BPBD Kota Jambi untuk menginformasikan keadaan cuaca melalui video tron yang ada di Kota Jambi agar masyarakat lebih waspada terhadap dampak yang ditimbulkan,” singkatnya.

Dalam kegiatan pembukaan sosialisasi tersebut ditutup dengan penandatangan nota kesepakatan antara Pemerintah Kota Jambi bersama BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Sutan Thaha Jambi, yang ditandatangani oleh Kepala BPBD Kota Jambi Doni Sumatriadi bersama Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas 1 Sutan Thaha Jambi Ibnu Sulistyono, dengan diikuti Wali Kota Maulana.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Jambi, Lurah se-Kota Jambi selaku peserta sosialisasi, dengan Edy Suryawan Purba, S.K.M, M.K.M., dari BNPB bertindak sebagai Narasumber.