Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan, Pemkot Jambi Gelar Pelatihan Penyusunan Dokumen SAKIP

Senin, 06 Juli 2026

Penulis: Johanes Afrizal | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi – Guna meningkatkan kompetensi aparatur dalam menyusun dokumen perencanaan dan pelaporan berbasis kinerja secara professional, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengelar pelatihan penyusunan dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2026.

Pelatihan yang digelar di Gedung Diklat BKPSDMD Kota Jambi tersebut, dibuka secara langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, pada Senin pagi (06/07/2026). Dengan ditandai pemasangan tanda peserta pelatihan secara simbolis.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali aparatur negara dilingkungan Pemkot Jambi dengan keterampilan teknis dalam perencanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi kinerja untuk mewujudkan tata kelola birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil kerja nyata.

Kegiatan ini diikuti 40 orang ASN. Terdiri dari, Kasubag Perencanaan, dan Jabatan Fungsional Perencanaan di lingkungan pemerintah Kota Jambi, dengan waktu pelaksanaan selama 5 hari dari tanggal 6 sampai 10 Juli 2026 atau setera dengan 50 jam Pelajaran.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan hal yang penting untuk menambah keterampilan, serta sebagai evaluasi bagi ASN.

“Indeks reformasi birokrasi alhamdulillah kita sudah 82 lebih dan SAKIP juga naik tapi belum maksimum maka pelatihan ini diharapkan agar menaikkan nilai SAKIP kita,” ujarnya.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Guna mewujudkan pemerintahan yang responsif, ia juga menekakan perencaan di seluruh OPD harus benar - benar dipahami dalam pelaksanaannya sehingga mempunyai indikator yang terukur dan dirumuskan berdasarkan target angka, dan itu telah masuk didalam RPJMD.

“Jadi kita punya visi mewujudkan kota perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera. Makanya saya wajibkan ASN kita yang berjumlah 10.000 lebih ikut terlibat dalam setiap program, baik itu di pemerintahan maupun ditengah masyarakat,” tekannya.

Menurutnya, penerapan SAKIP bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi merupakan instrumen penting dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Dokumen SAKIP yang baik akan menjadi dasar dalam mengukur keberhasilan program dan kegiatan pemerintah. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah harus mampu menyusun dokumen secara tepat, terukur, dan selaras dengan visi serta misi pembangunan daerah," tuturnya.

Wali Kota Maulana mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh peserta, diharapkan pelatihan ini akan memberikan manfaat bagi semua, serta berdampak kepada masyarakat sebagai tugas pengabdian kepada masyarakat.

“Saya juga berterima kasih dan mengapresiasi Kepala BKPSDMD Kota Jambi yang terus berupaya untuk memberikan hak-hak peningkatan kualitas bagi ASN kita,” tutup Maulana.

Sebagai pengajar atau narasumber pada pelatihan ini, berasal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia serta pejabat Pemerintah Kota Jambi.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Pelatihan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar-OPD dalam mewujudkan budaya kerja yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencapaian target pembangunan daerah.