Tinjau Kampung Bahagia Tahap II, Maulana Pastikan Kebutuhan Infrastruktur dan Layanan Sosial Warga Terpenuhi

Minggu, 11 Oktober 2026

Penulis: Agre Ilham Ramadhani | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., meninjau pelaksanaan gotong royong Program Kampung Bahagia Tahap II Tahun 2026 di sejumlah wilayah di Kota Jambi, Minggu (11/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur lingkungan, peningkatan keselamatan, serta penguatan layanan sosial dan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Maulana didampingi jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemkot Jambi, para camat dan lurah, serta tokoh masyarakat.

Peninjauan diawali di RT 35 Kelurahan Payo Selincah. Di lokasi ini, Maulana meninjau peletakan batu pertama pembangunan pendopo atau balai pertemuan warga yang dibiayai melalui Program Kampung Bahagia. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan sarana pendukung, seperti instalasi pencahayaan, tempat duduk, dan pengeras suara untuk menunjang berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan di RT 35 juga diisi dengan pelayanan sosial dan kesehatan. Pemerintah Kota Jambi bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jambi menggelar kegiatan donor darah serta menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui puskesmas setempat.

Pada kesempatan itu, Maulana mengapresiasi kerukunan dan toleransi masyarakat RT 35 yang berasal dari berbagai latar belakang etnis. Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kota Jambi.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke RT 15 Kelurahan Bakung Jaya. Di wilayah tersebut, Program Kampung Bahagia Tahap II dimanfaatkan untuk membangun halte penjemputan anak sekolah.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Pembangunan halte ini diharapkan dapat menciptakan area tunggu yang lebih aman dan tertata bagi siswa maupun orang tua, mengingat lokasi tersebut berada di persimpangan dekat madrasah yang kerap mengalami penumpukan kendaraan saat jam pulang sekolah.

Untuk mendukung keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut, Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Perhubungan juga akan menambahkan fasilitas penyeberangan berupa zebra cross.

Di lokasi yang sama, warga turut bergotong royong membersihkan dan memperbaiki saluran drainase sepanjang 100 meter. Upaya ini dilakukan untuk memperlancar aliran air, terutama saat curah hujan tinggi, sekaligus mengurangi potensi genangan di lingkungan permukiman.

Peninjauan selanjutnya berlangsung di RT 38 Kelurahan Paal Merah. Di lokasi ini, Maulana menyaksikan langsung kegiatan gotong royong warga dalam pengecoran jalan lingkungan sepanjang 100 meter, dengan lebar 3 meter dan ketebalan cor 10 sentimeter.

Jalan tersebut menjadi akses penghubung bagi tiga wilayah RT sehingga keberadaannya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan konektivitas antarlingkungan, serta mendukung aktivitas ekonomi warga.

Maulana menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan lingkungan melalui Program Kampung Bahagia. Menurutnya, keterlibatan warga sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan menjadi bagian penting agar pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

“Program Kampung Bahagia diharapkan mampu menjawab langsung kebutuhan masyarakat. Melalui perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan warga dan pelaksanaan secara gotong royong, berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat dapat diwujudkan bersama,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, pembangunan melalui Program Kampung Bahagia tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, seperti jalan, drainase, dan halte, tetapi juga mencakup penguatan kebersamaan, kepedulian sosial, serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat. Dengan semangat gotong royong, kita berharap lingkungan semakin tertata, akses masyarakat semakin baik, dan keharmonisan warga terus terjaga,” pungkas Wali Kota Maulana.