Wawako Diza Dorong Forum Pembauran Kebangsaan Perkuat Harmoni dan Toleransi di Kota Jambi
Kamis, 08 Oktober 2026
Penulis: Eko Oktavianus | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., secara resmi membuka Silaturahmi Kebangsaan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Tingkat Kota Jambi Tahun 2026 di Aula Kesbangpol Kota Jambi, Kamis (08/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni dalam Suku, Ras, Agama dan Antargolongan Menuju Kota Jambi Bahagia” tersebut diikuti perwakilan 18 etnis yang tergabung dalam Forum Pembauran Kebangsaan Kota Jambi.
Silaturahmi ini menghadirkan Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat Usman, serta Rektor Institut Agama Islam (IAI) An-Najah Jambi, Dr. Drs. Yusdi Anra, sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi, komunikasi, dan dialog antaretnis dalam memperkuat persatuan serta menjaga keharmonisan masyarakat Kota Jambi yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang juga selaku Ketua Dewan Pembina FKUB Kota Jambi, mengatakan keberagaman merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Kota Jambi. Menurutnya, perbedaan suku dan budaya sejauh ini dapat berjalan beriringan dalam suasana yang guyub dan harmonis.
“Meski terkadang ada gesekan, misalnya terkait pendirian tempat ibadah, hal tersebut dapat terjadi karena kurangnya edukasi maupun miskomunikasi. Karena itu, komunikasi dan dialog harus terus dibangun,” ujar Diza.
Dalam kesempatan tersebut, Diza juga menyinggung kondisi Kota Jambi yang tengah menghadapi persoalan kabut asap. Ia berharap forum pembauran kebangsaan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Berbagai hal yang dibahas dalam forum ini tentunya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan pelayanan di tengah berbagai persoalan yang sedang terjadi,” tuturnya.
Diza juga mendorong FPK untuk melahirkan berbagai kegiatan yang dapat memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Jambi.
Menurutnya, pembahasan mengenai perbedaan agama, suku, ras, dan kebudayaan perlu dikemas dengan pola yang relevan dan dapat diterima oleh generasi muda.
“Harapan kita, perbedaan agama, ras, suku, dan kebudayaan dapat terus dibahas melalui pola-pola yang relevan dan dipertahankan, khususnya bagi generasi masa depan. Dengan begitu, rasa empati, toleransi, dan kebersamaan dapat terus tumbuh di Kota Jambi,” pungkas Wawako Diza.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Jambi serta perwakilan etnis yang tergabung dalam Forum Pembauran Kebangsaan Kota Jambi.