Wawako Diza Tegaskan, Sebagai Ibu Kota, Masyarakat Kota Jambi Harus Hidup Berdampingan Dengan Saling Menghargai
Senin, 09 Maret 2026
Penulis: Agre Ilham Ramadhani | Editor: Eko Oktavianus
Jambi - Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi terus dimaknai dengan semangat kebersamaan dan toleransi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi. Kali ini dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan warga binaan Densus 88 serta penyandang disabilitas, Senin (09/03/2026), di Aula Dinas Sosial Kota Jambi.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Sosial Kota Jambi, yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Dengan turut dihadiri Sekretaris Dinas Sosial Kota Jambi, perwakilan Densus 88, Camat Jambi Selatan, Baznas Kota Jambi, Lurah Tambak Sari, serta para undangan lainnya.
Dikesempatan itu, Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha menegaskan bahwa Kota Jambi sebagai ibu kota dan role mode di Provinsi Jambi khususnya harus menjadi kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.
"Masyarakat Kota Jambi tidak boleh terpengaruh oleh paham radikalisme, intoleransi maupun sikap diskriminatif yang dapat memecah belah persatuan," tegasnya.
“Kita semua adalah saudara sebagai warga Kota Jambi. Tidak boleh ada radikalisme, intoleransi, atau sikap rasis. Kita harus hidup berdampingan dengan saling menghargai dan menghormati perbedaan,” lanjutnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Jambi terus berupaya merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Melalui momentum Ramadan ini, mari kita satukan hati, memperkuat persaudaraan, serta bersama-sama membangun Kota Jambi menjadi kota yang aman, damai, dan lebih bahagia,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kita ingin membangun silaturahmi yang lebih erat, menjadikan kita satu ikatan yang kuat sebagai warga Kota Jambi yang toleran, inklusif, serta menolak segala bentuk radikalisme,” ujar Yunita.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan semua pihak agar terus menjaga persatuan serta saling menghargai satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk menyucikan hati dan menyadari bahwa kita adalah satu kesatuan dalam membangun Kota Jambi ke depan,” tambahnya.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah kepada para juara lomba membaca Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas serta lomba kaligrafi. Serta pemberian tali asih kepada warga binaan Densus 88, yang dilanjutkan dengan tausiah menjelang waktu berbuka puasa.