Gelar Sedekah Bumi, Langkah Strategis Perkuat Tradisi Dan Dorong Ekonomi Lokal Menuju Kota Jambi Bahagia

Sabtu, 25 April 2026

Penulis: Bowo Prayitno | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi - Dalam rangkaian menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi ke-80 dan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar kegiatan Sedekah Bumi Kebun Bohok, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, pada Sabtu pagi (25/4/2026), di Lapangan Bola Bohok FC.

Kegiatan ini terselenggara melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Jambi yang disambut meriah oleh masyarakat yang tumpah ruah mengikuti berbagai rangkaian acara, mulai dari arak-arakan hasil panen, syukuran bersama, hingga bazar UMKM dan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Arak-arakan hasil panen menjadi daya tarik utama, dengan warga membawa aneka hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas rezeki yang diberikan. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kota dalam melestarikan budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan ini dibuka langsung Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E.,M.A, dengan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Kepala Disparbud Kota Jambi Mariani Yanti, unsur Forkopimda, kepala OPD, Puja Kusuma, serta tokoh masyarakat.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai Sedekah Bumi Kebun Bohok tidak hanya sebagai tradisi budaya, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong perekonomian lokal.

“Kegiatan ini bentuk rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Selain itu, juga mendukung ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM serta Gerakan Pangan Murah,” ujarnya.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Ia menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga di tengah arus modernisasi.

“Seiring perkembangan zaman, ini juga peluang besar untuk dikembangkan sebagai potensi budaya daerah yang bernilai sosial dan ekonomi,” ujar Diza.

Ia menambahkan bahwa melalui pengelolaan yang baik, Sedekah Bumi dapat menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Jambi.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif menjaga keberlangsungan tradisi ini agar nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya terus diwariskan dari generasi ke generasi,” lanjutnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yakni “Bahagia Berbudaya”, yang bertujuan memperkuat identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diza berharap ke depan kegiatan serupa dapat melibatkan lebih banyak pelaku UMKM agar mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat lokal hingga kota secara menyeluruh.

Mengusung tema “Merawat Tradisi, Mempererat Silaturahmi, Meningkatkan Ketahanan Pangan, Menuju Kota Jambi Bahagia”, acara ini menjadi wujud nyata sinergi antara pelestarian budaya, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tradisi Sedekah Bumi di kawasan Kebun Bohok sendiri telah berlangsung sejak tahun 1980-an, sebagai bentuk kesadaran masyarakat untuk mensyukuri hasil pertanian sekaligus memperkuat nilai gotong royong.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Kini, tradisi " SEDEKAH BUMI ' tersebut tidak hanya menjadi ritual adat, tetapi telah berkembang menjadi festival budaya yang memberi dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, serta menjadi bagian penting dalam kalender kegiatan Kota Jambi.

Dalam rangkaian acara juga di gelar penyerahan piagam dan piala untuk perlombaan tumpeng berisi sayur dan buah buahan. Dan tumpeng nasi kuning. Piagam dan penghargaan di berikan secara langsung oleh wakil walikota Diza sebagai bentuk apresiasi.

Pemerintah Kota Jambi berharapMelalui kegiatan " Sedekah Bumi " tidak hanya terus lestari sebagai kearifan lokal, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam memperkuat ketahanan pangan, mempererat silaturahmi,serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Kota Jambi Bahagia. Sesuai dengan fisi dan misi nasional presiden RI Prabowo Subianto berdaulat dalam ketahanan pangan.