Dukung Tranformasi Tata Kelola Persampahan di Kota Jambi, Masyarakat Solok Sipin Hadirkan OPBM Solok Sipin viral

Jumat, 12 Juni 2026

Penulis: Johanes Afrizal | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat melalui program prioritas Kampung Bahagia.

Hal itu dibuktikan, melalui launching 5 unit bentor OPBM (Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat) yang dipusatkan di RT 22, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi, pada Jumat sore (12/06/2026).

Launching dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah dengan ditandai pemasangan stiker OPBM pada gerobak motor sebagai tanda resmi beroperasinya OPBM di Kelurahan Solok Sipin.

Kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan prasasti oleh tokoh adat RT.16 Kelurahan Sungai Putri atas terlaksananya program Kampung Bahagia dan serah terima bantuan UMKM berupa gerobak cilok dari pemanfaatan program Kampung Bahagia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan rasa bangga terhadap warga Kelurahan Solok Sipin bagaimana kekompakan para Ketua RT dan seluruh toko adat, toko agama bisa berhasil melasakanakan program Kampung Bahagia secara lengkap berupa infrastruktur, keamanan CCTV, sosial kemasyarakatan lewat bantuan UMKM.

"Sore ini saya hadir di RT 22 dalam rangka serah terima hasil pelaksanaan program Kampung Bahagia, disini lengkap untuk keamanan ada CCTV, untuk kebersihan pengadaan gerobak motor dalam mendukung pelaksaan OPBM dan bantuan UMKM untuk masyarakat dan infrastruktur," ucapnya.

Maulana juga mengapresiasi masyarakat Solok Sipin dengan seluruh tokoh masyarakatnya yang telah membentuk suatu lembaga masyarakat yang sudah dilegalkan lewat OSS bernama OPBM Solok Sipin Viral.

"Dengan tujuannya mengorganisir dimana satu Kelurahan di organisir melalui forum yang ditunjuk untuk mengelola sampah yang ada di satu Kelurahan ini," ungkapnya.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Maulana juga menjelaskan bagaimana proses tahapan dalam pelaksaan OPBM nantinya. Seperti, pengambilan sampah dari rumah kerumah, dan sosialisasi pemilahan antara sampah organik dan anorganik sehingga sampah memiliki nilai ekonomi.

"Sampah organik setiap hari akan diambil OPBM berjalan berkeliling dan sampah anorganik akan ditentukan hari dalam pengambilan langsung dimanfaatkan secara ekonomi jual sehingga punya nilai menjadi pendapatan dan dapat digunakan bersama sama untuk kepentingan masyarakat," jelasnya.

"Bernilai secara ekonomi, sehingga nantinya bagi warga yang tidak mampu bisa gratis tapi yang penting pilah sampah dari rumah karena sampah punya nilai ekonomi dengan menggunakan sistem subsidi ini sebuah contoh yang luar biasa," pungkas Wali Kota Jambi.

Dikesempatan itu, Camat Danau Sipin, Ferdinand Faizal menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat di Kelurahan Solok Sipin dalam pelaksanaan program Kampung Bahagia.

Ia juga melaporkan terkait pelaksaan program Kampung Bahagia di tahap I Kelurahan Solok Sipin untuk pengadaan bentor ada sebanyak 5 bentor, ditambah 2 yang sudah aktip dari BKBK dan DHU, untuk CCTV sebanyak 23 dan bantuan UMKM berupa gerobak cilok.

"Alhamdulillah terkait pelaksaan OPBM di Kelurahan Solok Sipin semua warga mendukung penuh dalam pelaksaannya dan warga ingin Kota Jambi menjadi kota yang bersih dan nyaman bagi masyarakat," singkatnya.

Selain itu, Ketua Forum RT Kelurahan Solok Sipin Syahroni menyampaikan rasa bangga dengan adanya kegiatan ini karena masyarakat kota Jambi terkhusus masyarakat Solok Sipin sangat menanti tata kelola persampahan yang merupakan permasalahan bersama.

"Saya mengakui jika kita sendiri - sendiri mengurusi masalah sampah tidak akan pernah selesai, karena permasalahan sampah ini bagian dari masalah kita bersama," ucapnya.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

"Dengan banyaknya permasalahan- permasalahan yang terjadi kami seluruh masyarakat Solok Sipin bersepakat membuat suatu wadah yang kami namakan OPBM Solok Sipin viral sebagai wadah untuk meyelesaikan permasalahan sampah yang ada di Kelurahan Solok Sipin," tutupnya.