Buka Bimbingan Perkawinan Massal, Pemkot Jambi Perkuat Ketahanan Keluarga dan Cegah Stunting dari Hulu
Kamis, 13 Agustus 2026
Penulis: Agre Ilham Ramadhani | Editor: Eko Oktavianus
Jambi — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat komitmen dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus melakukan upaya pencegahan stunting sejak dari hulu. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan perkawinan bagi 62 pasangan calon pengantin yang akan mengikuti program nikah massal pada bulan September mendatang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan, di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (13/08/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG. Para calon pengantin tidak hanya mendapatkan pembekalan mengenai kesiapan mental, kehidupan berumah tangga dan pemahaman agama, tetapi juga edukasi mengenai kesehatan reproduksi serta pemenuhan gizi.
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, bimbingan perkawinan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon pasangan suami istri agar memiliki fondasi yang kuat sebelum membangun kehidupan keluarga.
"Hari ini kami mengumpulkan 62 pasang calon pengantin untuk diberikan bimbingan perkawinan. Mereka diberikan berbagai tips dan nasihat sesuai dengan ajaran agama, sekaligus bagaimana menjalani kehidupan rumah tangga yang baik," ujar Maulana.
Menurutnya, kehidupan rumah tangga tidak terlepas dari berbagai tantangan dan ujian. Karena itu, diperlukan komitmen bersama, komunikasi yang baik serta pemahaman agama yang kuat agar setiap persoalan dapat dihadapi dengan bijaksana.
"Tidak ada satu pun keluarga yang tidak diuji. Tidak ada keluarga yang mudah dalam menghadapi ujian. Namun, dengan komitmen bersama dan memahami agama dengan baik, insya Allah jalan kemudahan akan diberikan oleh Allah SWT," tuturnya.
Selain memberikan pembekalan, Pemkot Jambi juga berupaya memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap fasilitasi pernikahan, khususnya bagi pasangan yang membutuhkan dukungan. Dari 62 pasangan calon pengantin tersebut, sembilan pasangan akan mendapatkan fasilitas penuh melalui program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi.
"Sembilan pasang calon pengantin akan menikah melalui program Baznas berupa nikah gratis dan walimah gratis di Gedung Maulidia Convention Center (MCC)," jelas Maulana.
Program tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama Baznas dalam menghadirkan pelayanan dan perhatian bagi masyarakat, sekaligus memastikan pasangan calon pengantin dapat memulai kehidupan rumah tangga dengan lebih baik.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., menekankan pentingnya menjaga kesehatan calon pengantin, khususnya perempuan, sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Menurut Nadiyah, kesiapan kesehatan dan kecukupan gizi calon pengantin perempuan harus menjadi perhatian sebelum memasuki masa kehamilan. Pencegahan anemia dan pemenuhan kebutuhan nutrisi merupakan langkah penting untuk mempersiapkan calon ibu agar mampu menjalani kehamilan dengan sehat.
"Bagaimana calon-calon pengantin perempuan dapat menjaga kesehatan dan gizinya, jangan sampai mengalami anemia, sehingga mereka siap menjadi ibu yang berkualitas dan dapat menghasilkan anak-anak yang berkualitas," ungkap Nadiyah.
Ia menambahkan, edukasi kesehatan bagi calon pengantin merupakan bagian dari strategi pencegahan stunting sejak dini. Dengan memastikan calon ibu dalam kondisi sehat sebelum hamil, diharapkan risiko gangguan tumbuh kembang anak dapat ditekan.
Melalui sinergi antara pembinaan keagamaan, edukasi kesehatan, penguatan ketahanan keluarga serta fasilitasi sosial, Pemkot Jambi berharap pasangan yang akan membangun rumah tangga dapat memiliki kesiapan yang lebih baik. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkot Jambi untuk mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di Kota Jambi.