Wali Kota Maulana Hadiri Wisuda Ke-V IAIMA Jambi, Dorong Alumni Berilmu, Berakhlak, dan Berdampak
Kamis, 17 September 2026
Penulis: Johanes Afrizal | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., yang juga merupakan Pendiri Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, menghadiri Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-V IAIMA Jambi, yang berlangsung di Maulidia Convention Center (MCC), Kamis (17/09/2026) pagi.
Wisuda yang mengusung tema “Berilmu, Berakhlak, dan Berdampak: Mengukuhkan Generasi Unggul, Inovatif, dan Berjiwa Entrepreneur Islami” tersebut diikuti sebanyak 251 wisudawan dari berbagai program studi.
Dalam rangkaian acara, turut diberikan penghargaan kepada para wisudawan terbaik dengan predikat cum laude dari berbagai program studi. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Jambi didampingi Rektor IAIMA Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., jajaran sivitas akademika IAIMA Jambi, serta tamu undangan dan keluarga para wisudawan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan dari Gubernur Jambi kepada Wali Kota Jambi selaku Pendiri IAIMA Jambi atas kontribusinya dalam peningkatan sumber daya manusia di Provinsi Jambi. Sebaliknya, Rektor IAIMA Jambi juga memberikan penghargaan kepada Gubernur Jambi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap kemajuan pendidikan di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi sekaligus Pendiri IAIMA Jambi, Maulana, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan IAIMA Jambi yang terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Ia mengatakan, keberadaan IAIMA Jambi telah memberikan kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang kemudian mengambil peran di berbagai bidang kehidupan masyarakat.
“Saya selaku pendiri merasa bersyukur karena Institut Agama Islam Muhammad Azim dari waktu ke waktu, Alhamdulillah, terus mendapat kepercayaan dari masyarakat,” ujar Maulana.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di IAIMA Jambi, termasuk kualitas dosen dan proses pembelajaran, sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi sekaligus karakter yang kuat.
“Mohon doanya kepada seluruh masyarakat agar alumni kita ilmunya bermanfaat. Kami juga sudah memiliki dua program studi pascasarjana, yaitu di bidang Hukum Tata Negara dan Manajemen Pendidikan,” ungkapnya.
Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap IAIMA Jambi, termasuk melalui arahan kepada para wisudawan serta penghargaan yang diberikan atas kontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Hari ini saya juga berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah memberikan arahan kepada para alumni sekaligus memberikan penghargaan kepada pendiri. Ini merupakan apresiasi dalam konteks meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Kepada para wisudawan, Maulana berpesan agar senantiasa menjaga nama baik almamater dan menjadi pribadi yang memberikan manfaat di tengah masyarakat, di mana pun berada dan bertugas.
“Untuk para alumni, jadilah orang yang bermanfaat di manapun berada dan di manapun bertugas. Khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia. Jaga almamater. Kami bangga dengan seluruh alumni yang telah berkiprah dalam berbagai profesi,” pesannya.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar sarjana.
“Jangan berhenti ketika menjadi sarjana. Justru sarjana itu melengkapi nilai dan norma kesarjanaan kita. Terus mencari apa yang masih kurang, karena ilmu itu menjadi bekal kita di dunia dan akhirat,” ujar Al Haris.
Ia juga mengajak para alumni IAIMA Jambi untuk mengambil peran aktif di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk para sarjana.
“Alumni jangan berpangku tangan. Ambil peran di tengah masyarakat. Bantu pemerintah, paling tidak masyarakat di lingkungan kita. Membangun daerah ini tidak bisa hanya pemerintah, tetapi juga ada peran serta masyarakat,” tegasnya.
Al Haris turut mengapresiasi kontribusi IAIMA Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi. Ia berharap para lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan serta menjunjung tinggi akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jambi juga menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap mahasiswa melalui program beasiswa. Pada tahun 2026, Pemprov Jambi menyiapkan beasiswa bagi 500 mahasiswa program sarjana (S1), termasuk 11 mahasiswa IAIMA Jambi.
Di kesempatan yang sama, Rektor IAIMA Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, mengatakan bahwa pada Wisuda Sarjana ke-V ini IAIMA Jambi melepas sebanyak 251 lulusan yang telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan dan memenuhi persyaratan akademik.
“Pada wisuda kali ini, IAIMA Jambi mewisuda sebanyak 251 lulusan yang telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan dan memenuhi persyaratan akademik,” kata Nadiyah.
Dengan bertambahnya 251 lulusan tersebut, jumlah alumni IAIMA Jambi kini mencapai 1.336 orang. Nadiyah menyampaikan bahwa perkembangan IAIMA Jambi terus berjalan, baik dari sisi akademik maupun jumlah mahasiswa.
Saat ini, IAIMA Jambi memiliki tujuh program studi sarjana dan dua program studi magister, yakni Magister Manajemen Pendidikan Islam dan Magister Hukum Tata Negara.
Adapun jumlah mahasiswa IAIMA Jambi saat ini mencapai 1.306 orang. Pada tahun 2026, IAIMA Jambi melaksanakan wisuda dalam dua periode, yakni pada Januari dan September.
Wisuda Sarjana ke-V IAIMA Jambi tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan, sekaligus mengambil peran nyata dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.