Jadi Pembicara di Forum Bisnis Daerah HIPMI, Wawako Diza Tekankan Pengusaha Muda yang Adaptif
Senin, 27 April 2026
Penulis: Bowo Prayitno | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Forum BisnisDaerah (Forbisda) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jambi, pada Senin (27/04/2026), di Aula Rumah Kito Hotel Jambi.
Mengusung tema “Agilitas Bisnis di Era VUCA: Sinergi Transformasi Ekosistem Pengusaha Muda Mewujudkan Jambi Mantap Menuju Indonesia Emas 2045” kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, legislatif, hingga pelaku usaha muda dari berbagai daerah dan mahasiswa.
Dalam paparannya, Wawako Diza mengusung pemaparan tentang “Pengusaha Muda yang Adaptif”. Dimana, ia menekankan bahwa bahwa saat ini komposisi penduduk Kota Jambi didominasi oleh generasi muda. Dari total 654.194 jiwa penduduk, sebanyak 47,87 persen atau 313.106 jiwa merupakan generasi Alpha dan Gen Z.
“Bonus demografi ini menjadi peluang besar. Namun, jika tidak dimaksimalkan dengan baik, justru dapat menjadi tantangan bagi bangsa. Karena itu, generasi muda harus dipersiapkan menjadi pelaku usaha yang adaptif dan inovatif,” ujar Diza.
Ia juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan pengusaha di era saat ini adalah kolaborasi. Menurutnya, tantangan dunia usaha yang semakin kompleks menuntut adanya sinergi yang kuat antar pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Diza juga berbagi pengalaman pribadinya sejak bergabung dengan HIPMI pada 2012 hingga akhirnya menjadi pengusaha aktif pada 2024. Ia menilai HIPMI saat ini didominasi oleh generasi muda, khususnya Gen Z, yang menjadi tulang punggung penguatan sektor UMKM.
Diza mengapresiasi atas terselenggaranya Forum Bisnis Daerah (Forbisda) BPD HIPMI Jambi, di mana dirinya turut diundang sebagai salah satu narasumber pemateri dan turut dihadiri Menteri Hukum Republik Indonesia. Yang menurutnya, pentingnya pemahaman HAKI dan aspek hukum bagi pengusaha, serta menegaskan bahwa pengusaha muda.
Dikesempatan ini, Wawako Diza juga menyampaikan berbagai program unggulan Pemkot Jambi. Seperti, Bantuan Usaha Kelompok Masyarakat (BANHARKAT) yang merupakan skema permodalan, dengan harapan generasi muda, termasuk civitas akademika dan anggota HIPMI, dapat memanfaatkan peluang ini.
"Harapannya, para pengusaha muda tetap menjaga integritas, tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat," ucap Wawako.
Ia berharap, pengusaha muda tetap dapat menjaga integritas, sehingga dapat membantu pemerintah dalam halnya menstabilkan roda ekonomi daerah.
“Kami membuka ruang kolaborasi dan kemitraan seluas-luasnya bagi para calon pengusaha muda,” tutup Wawako Diza.
Sementara itu, Menteri Hukum Republik Indonesia, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesadaran hukum bagi para pelaku usaha, khususnya terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Ia menyampaikan bahwa pemerintah saat ini telah menghadirkan terobosan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual, di mana pelaku UMKM dapat mengakses kredit dengan jaminan sertifikat HKI.
“Kekayaan intelektual memiliki nilai ekonomis yang luar biasa. Tahun ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, pembiayaan KUR berbasis kekayaan intelektual telah disiapkan. Ini peluang besar bagi pengusaha muda dan UMKM,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti berbagai program prioritas nasional seperti Operasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, dan penyediaan 3 juta rumah yang dinilai dapat menjadi peluang strategis bagi HIPMI dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan Ekonomi Nasional.
Diza Hazra Aljosha sendiri diketahui juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina BPD HIPMI Jambi periode 2025–2028, yang turut memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi pengusaha muda.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun ekosistem kewirausahaan yang kuat, adaptif, dan kolaboratif, sehingga mampu mendorong terwujudnya Kota Jambi Bahagia serta visi Jambi Mantap kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.