Wali Kota Maulana Tegaskan Kota Jambi Bukan Tempat Bagi Geng Motor dan Premanisme Jalanan
Minggu, 26 Juli 2026
Penulis: Bowo Prayitno | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wilayah, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memimpin Apel, sekaligus melakukan patroli malam Gabungan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi yang diikuti unsur Polri, TNI, Kejaksaan, DPRD, Satpol PP, serta jajaran Pemerintah Kota Jambi, Sabtu malam (25/07/2026).
Apel gabungan tersebut digelar sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas, khususnya pada malam hari. Usai apel, seluruh personel yang terlibat langsung bergerak melakukan patroli dan pemantauan ke sejumlah titik strategis diawali di Tugu Keris Siginjai, serta berbagai kawasan dalam Kota Jambi, hungga kawasan Kota Tua, Pasar, Jambi, guna memastikan situasi Kamtibmas tetap terkendali.
Kegiatan patroli bersama itu turut diikuti Wali Kota Jambi Maulana, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, Kepala Kejaksaan Negeri Jambi, Komandan Kodim 0415/Jambi Kolonel Infanteri Putra Negara, S.H., M.Han., beserta jajaran Forkopimda lainnya yang meninjau secara langsung kondisi keamanan di lapangan guna mengantisipasi aksi geng motor, kenakalan remaja, serta tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) di wilayah Kota Jambi.
Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
"Keamanan tidak hanya ditangani oleh Polri dan TNI, tetapi juga harus didukung seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi, Satpol PP, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat. Semua memiliki peran besar dalam menjaga Kota Jambi tetap aman, tertib, dan kondusif," tegas Maulana.
Ia mengatakan, apel gabungan ini menjadi wujud nyata soliditas dan sinergi Forkopimda dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta memastikan situasi Kamtibmas tetap terjaga di setiap wilayah Kota Jambi.
Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi penting bagi kelancaran aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta keberlangsungan pembangunan daerah. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus terus diperkuat melalui patroli rutin, pengawasan wilayah, serta kolaborasi seluruh unsur terkait.
Maulana juga menyoroti berbagai aksi kriminalitas dan kenakalan yang belakangan viral di media sosial dan terjadi di sejumlah daerah. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama agar tidak berkembang maupun terjadi di Kota Jambi.
"Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Alhamdulillah, CCTV di Kota Jambi sudah mulai terpasang dan dipantau selama 24 jam. Namun, kehadiran petugas di lapangan tetap sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap wilayah Kota Jambi berada dalam kondisi yang aman dan kondusif," ujarnya.
Selain itu, yang turut menjadi sorotan Wali Kota Jambi adalah meningkatnya ancaman gangguan keamanan berupa aksi geng motor, balap liar, tawuran remaja, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan yang belakangan menjadi perhatian serius.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh lagi dianggap sebagai kenakalan remaja biasa.
"Ketika aksi tersebut telah disertai kekerasan, penggunaan senjata tajam, perusakan fasilitas umum, bahkan mengancam keselamatan jiwa masyarakat, maka itu adalah tindak kriminal yang harus ditangani secara tegas sekaligus bijaksana," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa makna "Aman" dalam visi Kota Jambi BAHAGIA bukan hanya terbebas dari tindak kriminalitas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, anak-anak belajar dengan nyaman, pelaku usaha mengembangkan usahanya tanpa rasa khawatir, wisatawan merasa terlindungi, serta seluruh warga menikmati ruang-ruang publik secara aman, tertib, dan nyaman.
Lebih lanjut, Maulana mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dengan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas kepada aparat terkait.
Ia berharap sinergi antara Forkopimda, aparat keamanan, Pemerintah Kota Jambi, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kota Jambi senantiasa terjaga.
"Dengan situasi Kamtibmas yang baik hal ini dapat memberikan rasa aman bagi warga, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi, pelayanan publik, dan aktivitas sosial kemasyarakatan," pungkas Wali Kota Maulana.
Sementara itu, Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Ananto menegaskan, patroli yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pencegahan tindak kriminalitas, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui pendekatan kepada para remaja yang masih berkumpul di malam hari.
Ia menjelaskan bahwa patroli gabungan melibatkan sekitar 351 personel Polresta Jambi, ditambah personel TNI dan unsur Pemerintah Kota Jambi sehingga total kekuatan yang diterjunkan mencapai hampir 900 personel.
Menurut Kapolresta, sasaran utama patroli adalah memastikan masyarakat dapat menikmati malam akhir pekan dengan aman dan nyaman.
"Kegiatan ini untuk mengantisipasi kenakalan remaja. Sambil patroli nanti kami juga akan menghimbau anak-anak yang masih berada di jalan agar segera pulang ke rumah dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan maupun membahayakan diri sendiri," singkat Kapolresta Jambi.
Melalui patroli gabungan ini, Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan Kota Jambi yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif sebagai fondasi utama menuju terwujudnya Kota Jambi BAHAGIA.