Ratusan Anak PAUD Tanam Jagung Bersama Wali Kota dan Bunda PAUD Kota Jambi
Admin
11 Februari 2026
Jambi – Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai kawasan Kelompok Tani Kasturi yang berlokasi di Jalan Sunan Drajat, RT 41, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, pada Rabu pagi (11/02/2026).
Sebanyak -+ 500 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak tampak antusias mengikuti kegiatan Edukasi Tanam Jagung bersama Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dan Bunda PAUD Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG.
Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Program Ketahanan Pangan Usia Dini Bahagia Menuju Swasembada Pangan” menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai cinta pertanian dan kesadaran ketahanan pangan sejak usia dini.
Secara simbolis, Wali Kota Maulana dan Bunda PAUD Kota Jambi bersama-sama melakukan penanaman jagung didampingi ratusan anak PAUD yang tampak ceria mengenakan atribut sekolah masing-masing.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama dalam menjaga kekuatan dan keberlanjutan suatu daerah.
“Dimanapun kita berada, kita butuh pangan. Dan pangan itu tidak harus di kebun-kebun dan lahan yang luas. Di perkotaan ada yang disebut urban farming. Pertanian di kota memanfaatkan lahan tidur, pekarangan, dan lahan-lahan perumahan yang belum termanfaatkan, seperti dikawasan Kasturi ini,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan bahwa Kelompok Tani Kasturi menjadi pilot project urban farming yang dikombinasikan dengan agrowisata dan agroedukasi. Lokasinya yang berada di tengah kota dan dekat dengan dunia pendidikan dinilai sangat strategis untuk menjadi pusat pembelajaran pertanian bagi anak-anak dan generasi muda.
“Dulu penanaman perdana di sini bersama Pak Menteri Budiman Sujadmiko, dan saat panen saya hadir. Waktu itu saya berpesan agar kawasan ini dikombinasikan dengan agroedukasi dan agrowisata. Karena banyak anak-anak kita yang sering makan jagung, tapi tidak tahu bagaimana proses penyiapan lahan, penanaman, perawatan hingga panen,” jelasnya.
Menurut Maulana, semangat meningkatkan pertanian melalui ketahanan pangan harus menyasar seluruh lapisan, mulai dari anak PAUD, pramuka, hingga pelajar SMP dan SMA.
Ia mengungkapkan bahwa setelah Lebaran nanti, Pemerintah Kota Jambi akan membagikan bibit kepada beberapa SMP sebagai bagian dari program percontohan penanaman di sekolah.
“Dalam waktu dekat atau setelah Lebaran, anak-anak SMP kita kasih bibit. Ada beberapa SMP pilot project untuk menanam juga. Supaya semua kita paham bahwa ketahanan pangan adalah kewajiban kita. Tidak akan kuat kita kalau tidak ada pangan,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang ingin belajar pertanian urban untuk datang langsung ke Kelompok Tani Kasturi. “Kalau ada yang mau belajar, silakan datang ke Kelompok Tani Kasturi. Kita jalankan dimulai dari anak-anak PAUD,” tambahnya disambut tepuk tangan meriah anak-anak dan para guru.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kasturi menyampaikan bahwa kelompoknya memiliki keunikan tersendiri karena anggotanya bukan petani berlatar belakang KTP petani, melainkan ASN, pengusaha, dan pensiunan yang memiliki semangat mencintai pertanian.
“Kelompok Tani Kasturi ini tidak ada KTP petani, Pak. Isinya ASN, ada pengusaha, ada pensiunan. Inilah keunikannya. Kami mencoba mencintai pertanian dan mengelola lahan yang dulunya lahan tidur, bahkan bekas tempat pembuangan sampah. Alhamdulillah sekarang sudah bersih,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi, termasuk bantuan ekskavator, bibit, pupuk dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta dukungan berbagai pihak termasuk TNI, Babinsa, Babinkamtibmas, dan unsur masyarakat lainnya.
Ke depan, Kelompok Tani Kasturi berencana mengembangkan sistem tumpang sari dengan menanam padi setelah penanaman jagung berjalan satu bulan. Bahkan, direncanakan kegiatan tersebut juga akan melibatkan ratusan anggota Pramuka sebagai bagian dari edukasi pertanian terpadu.
Kegiatan ini turut dihadiri, Anggota DPRD Kota Jambi Syofni Herawati, S.P., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi Eunidal Asri, S.Pi., M.E., mewakili Kepala Dinas Pendidikan melalui Kabid PAUD dan PNF Husna Inariana, S.E., M.E., mewakili DPMPPA melalui Kabid Pemenuhan Hak Anak St. Beany Setiawan, S.Ip., M.E., Camat Kota Baru Hendri Asmy Saputra, S.STP., Lurah Simpang III Sipin M. Andi Usman, S.E., jajaran TP-PKK Kecamatan Kota Baru, BHABINUSA, BABINKAMTIBMAS, Pembina Kelompok Tani Kasturi Fiet Harryadi beserta anggota, Ketua FKRT dan anggota, anggota Pramuka SMA dari kwartir dan kwarcab Kota Jambi, para guru PAUD, pendamping, serta tamu undangan lainnya.
Keceriaan anak-anak PAUD menjadi potret nyata bahwa edukasi pertanian dapat dikemas secara menyenangkan dan inspiratif. Dengan memegang bibit jagung dan menyentuh tanah secara langsung, mereka belajar mencintai alam, menghargai proses, dan memahami pentingnya pangan dalam kehidupan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen kebijakan Wali Kota Jambi dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat, mengoptimalkan lahan tidur di perkotaan, serta membangun kesadaran kolektif bahwa swasembada pangan bukan hanya tugas petani, melainkan tanggung jawab bersama.
Pemerintah Kota Jambi berharap melalui gerakan ketahanan pangan usia dini ini akan tumbuh generasi yang cinta pertanian, mandiri, kreatif, dan memiliki kesadaran kuat terhadap pentingnya pangan sebagai pilar utama ketahanan daerah. Urban farming, agroedukasi, dan agrowisata diharapkan menjadi model berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga membangun karakter generasi masa depan Kota Jambi yang tangguh dan bahagia.
Penulis : Bowo Prayitno
Editor : Eko Oktavianus