Sambut Ramadan Dengan Kebahagiaan, Wali Kota Jambi Gelar Doa Bersama, Tingkatkan Nilai-nilai Spiritualitas Religi

Admin

12 Februari 2026

cover

Jambi – Dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Dr. dr. Nadiyah, Sp.OG, menggelar doa bersama bertajuk “Marhaban Ya Ramadhan” dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan sekaligus memohon doa restu akan melaksanakan ibadah umroh.

Dalam keberangkatan tersebut, Wali Kota bersama Ketua TP PKK Kota Jambi juga akan berangkat bersama 55 orang kafilah pemenang MTQ ke-54 tingkat Provinsi Jambi.

Doa bersama yang gelar pada Kamis malam (12/02/2026) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi tersebut, dihadiri oleh seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi, para Staf Ahli, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Jambi, para pemenang MTQ, Tokoh Agama, Tamu Undangan, serta jamaah yang hadir.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surat Yasin, tahlil, dan istighosah yang berlangsung dalam suasana religius dan penuh penghayatan. Kegiatan ditutup dengan tausiyah dan doa bersama yang dipandu langsung oleh ustadz Prof. Dr. Supian Ramli, S.Ag., M.Ag., memohon keberkahan dan keselamatan bagi Kota Jambi serta seluruh masyarakatnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Bulan Suci Ramadan yang tinggal menghitung hari.

“Kita tahu sekarang kita berada di penghujung bulan Syaban. Insya Allah beberapa hari lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadan. Kita semua berdoa, semoga Kota Jambi aman, damai, dan dijauhkan dari bala serta musibah,” ujar Maulana.

Ia juga menyampaikan bahwa momentum menjelang Ramadan adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan, sebagaimana ajaran agama yang menganjurkan umat Islam untuk membersihkan hati sebelum memasuki bulan penuh ampunan.

“Atas nama pribadi, bersama keluarga, dan juga sebagai pemimpin pemerintahan, saya memohon maaf apabila dalam kepemimpinan saya, dalam bekerja bersama Kepala Dinas, Camat, Lurah, mungkin ada sikap yang terasa keras. Semua itu semata-mata demi kepentingan masyarakat. Saya mohon dimaafkan, dan saya pun telah memaafkan,” tuturnya.

image-content

Wali Kota juga menyampaikan besarnya tanggung jawab yang diembannya sebagai pemimpin organisasi besar dengan lebih dari 10 ribu pegawai serta melayani sekitar 654 ribu jiwa masyarakat Kota Jambi.

“Jumlah pegawai di Pemerintah Kota Jambi sekitar 10.200 orang, dan masyarakat yang kita layani sekitar 654 ribu jiwa. Rasanya waktu 24 jam pun terasa kurang untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat, dari pagi hingga malam. Namun tentu kami menyadari masih ada kekurangan, dan karena itu kita memohon kekuatan dari Allah SWT, sebab tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan-Nya,” ungkapnya.

Maulana juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan terus menguatkan kegiatan istighosah dan doa rutin di lingkungan kantor Wali Kota yang dikoordinir oleh Staf Ahli Wali Kota, sebagai ikhtiar spiritual di tengah berbagai tantangan dan situasi global yang penuh dinamika.

“Kita mohon para ulama, para tokoh agama, dan pengurus masjid untuk terus mendoakan Kota Jambi agar senantiasa diberikan ketenangan. Dengan situasi geopolitik dan kondisi yang ada saat ini, kita harus semakin banyak berdoa,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menyampaikan permohonan doa restu atas keberangkatannya bersama istri dan keluarga untuk melaksanakan ibadah umroh.

“Insya Allah saya bersama istri dan dua anak saya, serta 55 orang teman-teman pemenang MTQ, akan berangkat melaksanakan ibadah umroh. Kami mohon doa Bapak-Ibu semua agar perjalanan kami diberikan kelancaran, kesehatan, dan menjadi umroh yang mabrur. Kami pun akan mendoakan seluruh masyarakat Kota Jambi dan jajaran Pemerintah Kota Jambi agar selalu diberi kesehatan dan kemuliaan dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

Dalam tausiyahnya, Prof. Dr. Supian Ramli, S.Ag., M.Ag., menyampaikan makna kepemimpinan dan keberkahan hidup, serta mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri.

“Ramadan adalah bulan yang dirindukan dan diimpikan. Umroh juga demikian, begitu pula berbakti kepada orang tua. Anak yang sholeh dengan doa anak yang sholeh, insya Allah menjadi ahli surga,” ujarnya.

image-content

Ia menjelaskan gambaran ahli surga dengan tiga penataan utama, yaitu menata wajah dengan kesejukan dan keramahan, menata lisan agar terjaga dari kata-kata buruk, fitnah dan menyakiti orang lain, serta menata hati agar bersih dari iri, dengki dan kesombongan.

“Di surga tidak ada sakit hati. Energinya adalah energi kebahagiaan. Maka selama Ramadan kita harus menjaga lisan, menjaga hati, dan menebarkan kebaikan,” pesan Prof. Supian.

Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan agar ibadah umroh Wali Kota dan rombongan menjadi umroh yang mabrur, serta mendoakan Sekretaris Daerah Kota Jambi, M. Ridwan, agar diberikan kesehatan karena saat ini sedang dalam keadaan kurang sehat.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Supian Ramli, memohon keberkahan Ramadan, keselamatan bagi para pemimpin dan masyarakat, serta kemajuan dan ketenteraman Kota Jambi.

Kegiatan ini menjadi momentum spiritual yang mempererat silaturahmi antara seluruh jajaran pemerintah kota Jambi dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam membangun kota yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Penulis : Bowo Prayitno

Editor : Eko Oktavianus