Wawako Diza: Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok di HBKN, Pemkot Jambi Akan Gelar GPM Setiap Minggu

Admin

13 Februari 2026

cover

Jambi - Dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM), yang digelar di Citra Land NGK, Kelurahan Mayang Mengurai, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam menyukseskan GPM serentak Nasional, dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Menjelang HBKN Puasa dan Idul Fitri 2026 oleh Badan Pangan Nasional. Selain itu, GPM ini juga upaya Pemerintah Kota Jambi menyukseskan Asta Cita Presiden dalam aspek Ketahanan Pangan sebagai prioritas Nasional.

Dengan tajuk "GPM Kota Jambi Bahagia Kolaborasi", kegiatan ini dihadiri langsung Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M. Pdi, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, unsur Forkopimda Kota Jambi, Deputi Bank Indonesia Perwakilan Jambi Roby Fathir, Direktur Keanekaragaman Pangan Rini Syawal, serta perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya untuk mengurangi dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat, serta memastikan pangan yang cukup, aman, dan bergizi dapat di akses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia menyebut, bahwa GPM akan dilakukan secara rutin oleh Pemerintah Kota hingga Idul Fitri atau selama bulan Suci Ramadan, yang direncanakan akan digelar setiap minggu.

"Hal ini untuk memastikan akses pangan cukup dan terjangkau, bagi seluruh lapisan masyarakat terutama dalam momen spesial Ramadan dan idul fitri 1447 H/2026 M," sebutnya.

Ia menekankan, Pemkot Jambi sangat mendukung program Nasional Ketahanan Pangan. Menurutnya, melalui 11 program prioritas, Pemerintah Kota telah menjamin ketersediaan pangan berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat agar ketahanan pangan daerah lebih mandiri dan berkelanjutan.

image-content

"Dengan pengelolaan yang baik, GPM dapat memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas dan terjangkau, sehingga turut berperan sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, karena stabilitas harga mampu meningkatkan daya beli masyarakat, mendukung perdagangan lokal dan menjaga kelancaran roda perekonomian di Kota Jambi," tekannya.

Ia berharap, melalui GPM ini dapat menjamin ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau.

"Hal ini bukan hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal dan keberlanjutan usaha pertanian di Kota Jambi. Tentunya hal ini sejalan dengan tujuan bersama dalam mewujudkan program prioritas Kota Tangguh khususnya dalam aspek stabilitas harga dan pasokan bahan pokok bagi masyarakat," harap Diza.

Selain itu, Wawako Diza juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan GPM ini. Mulai dari Petani, pelaku UMKM serta Mitra strategis seperti Bulog, Indogrosir, Toko Daging Indonesia dan seluruh OPD terkait.

"Saya meyakini keberhasilan program ini dalam mengendalikan stok dan harga pangan tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi semua pihak," pungkas Diza.

Sementara itu, Wagub Sani menyampaikan bahwa GPM serentak ini bentuk intervensi langsung dari Pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkualitas dengan harga ekonomis bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.

"Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi salah satu instrumen yang berdampak nyata dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga yang terjangkau bagi masyarakat," ucapnya.

Ia juga sampaikan, saat ini laju inflasi Provinsi Jambi per Januari 2026 yang dirilis BPS sebesar 3,35%, dengan kelompok perumahan air listrik dan bahan bakar rumah tangga sebagai gelombang utama dengan andil sebesar 1,39%.

image-content

"Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah untuk mendukung program Ketahanan Pangan sebagaimana tercantum dalam Perda Provinsi Jambi Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD Provinsi Jambi untuk stabilisasi harga barang kebutuhan pokok dan barang penting dari salah satu program Prioritas pembangunan Jambi dengan indeks ketahanan pangan sebagai indikator keberhasilan program. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk meningkatkan kolaborasi juga sinergitas dalam mewujudkan ketahanan pangan untuk menjamin ketersediaan juga keterjangkauan dan pemanfaatan pangan secara berkelanjutan," singkat Wagub Sani.

Sebagai informasi, untuk memastikan kesesuaian harga di lapangan agar tidak ada permainan dan kesesuaian terkait dengan harga, saat ini di kota jambi telah hadir Satgas Saber (Sapu Bersih) yang dibentuk oleh Badan Pangan Nasional, dengan Kapolresta Jambi selaku Ketua, dan Wali Kota Jambi sebagai Ketua Pengarah.

Kehadiran Pemerintah melalui GPM ini diharapkan dapat memberikan masyarakat dan juga para pelaku usaha bisa melakukan perdagangan sesuai aturan dan regulasi yang sudah berlaku, seperti mentaati Harga Eceran Tertinggi (HET).

Penulis : Eko Oktavianus

Editor : Eko Oktavianus