Nikah dan Walimah Massal BAZNAS Kota Jambi, Maulana: Bangun Kebahagiaan Dimulai dari Keluarga
Selasa, 08 September 2026
Penulis: Johanes Afrizal | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dan Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., membuka Program Nikah dan Walimah Massal BAZNAS Kota Jambi Tahun 2026 di Maulidia Convention Center (MCC), Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Jambi bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi dan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Kota Jambi tersebut diikuti 14 pasangan pengantin yang berasal dari kalangan mustahik.
Program ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi dalam membantu masyarakat kurang mampu, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga, mencegah stunting sejak dari hulu, serta meringankan beban ekonomi masyarakat dalam melaksanakan pernikahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Jambi, para kepala OPD, kepala bagian, camat se-Kota Jambi, Ketua APRI Kota Jambi H. Hasbullah, S.Ag., M.Pd., jajaran Kementerian Agama Kota Jambi, serta keluarga dan tamu undangan.
Dalam kegiatan tersebut, 14 pasangan pengantin tidak hanya melangsungkan prosesi akad nikah secara serentak, tetapi juga mendapatkan fasilitas walimah bersama keluarga. Pemerintah bersama pihak terkait turut menyerahkan dokumen kependudukan dan pernikahan berupa buku nikah, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada para pasangan.
Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan program tersebut merupakan wujud kolaborasi antara BAZNAS Kota Jambi, Pemerintah Kota Jambi, APRI Kota Jambi, dan Kantor Kementerian Agama Kota Jambi untuk memuliakan sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat yang memiliki niat tulus membangun rumah tangga.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Jambi bersama BAZNAS Kota Jambi, Asosiasi Penghulu Republik Indonesia, serta Kantor Kementerian Agama Kota Jambi melaksanakan sebuah proses ibadah, yaitu menikah, yang kemudian dilanjutkan dengan walimah massal bagi warga Kota Jambi yang termasuk kategori desil 1 dan 2,” ujar Maulana.
Menurutnya, pelaksanaan akad nikah dilakukan secara serentak dan dilanjutkan dengan walimah yang turut melibatkan keluarga masing-masing pasangan.
“Setiap pasangan membawa keluarganya. Satu pasangan membawa sekitar 50 anggota keluarga, kemudian kita walimahkan bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur atas lancarnya proses pernikahan,” jelasnya.
Maulana menjelaskan, program tersebut juga dilatarbelakangi masih ditemukannya warga Kota Jambi yang status perkawinannya belum tercatat secara administrasi negara. Kondisi tersebut menyebabkan perkawinan yang secara agama telah sah belum sepenuhnya tercatat dalam administrasi kependudukan.
Karena itu, Pemkot Jambi berupaya menghadirkan kemudahan melalui program nikah massal yang sekaligus memastikan kelengkapan administrasi kependudukan bagi masyarakat penerima manfaat.
“Kita ingin membangun kebahagiaan yang dimulai dari keluarga. Bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 dan 2, silakan mendaftar karena program ini akan kita laksanakan secara periodik. Setelah menikah, mereka langsung mendapatkan KK, KTP, dan buku nikah yang sudah tercatat,” katanya.
Tidak berhenti pada pelaksanaan pernikahan, Maulana mengatakan para pasangan pengantin juga akan mendapatkan pembinaan dan pemberdayaan ekonomi setelah menikah. Pemerintah Kota Jambi bersama BAZNAS dan Dinas Koperasi dan UMKM akan memberikan pelatihan keterampilan serta dukungan usaha melalui program Bank Harkat.
“Setelah menikah, mereka juga akan diberikan pelatihan dan keterampilan kerja bersama BAZNAS dan Dinas Koperasi dan UMKM, sekaligus bantuan Bank Harkat agar mereka bisa memiliki usaha. Harapannya, mereka dapat membangun keluarga dan membangun kebahagiaan yang dimulai dari keluarga,” tuturnya.
Maulana turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan membantu kelancaran program tersebut, mulai dari tingkat RT, kelurahan, kecamatan, Kantor Urusan Agama (KUA), hingga Kantor Kementerian Agama Kota Jambi.
Ia menegaskan, seluruh peserta telah melalui proses verifikasi dan administrasi sesuai ketentuan sehingga program tersebut dapat terlaksana secara tertib.
“Mulai dari lurah, camat, KUA, Kepala Kantor Kementerian Agama, hingga RT telah membantu proses administrasi. Semua sudah diverifikasi dan dipastikan bahwa pasangan ini memenuhi persyaratan. BAZNAS juga memberikan dukungan penuh, sementara Ibu Nadiyah turut memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan,” ungkapnya.
Maulana berharap, pernikahan 14 pasangan tersebut menjadi awal kehidupan baru yang penuh keberkahan dan mampu melahirkan keluarga yang harmonis serta mandiri.
“Mudah-mudahan proses ini membawa kebahagiaan bagi 14 pasangan beserta keluarga besarnya. Semoga diberkahi Allah SWT, dibukakan pintu rezeki, serta diberikan keturunan yang saleh dan salehah sehingga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” harapnya.
Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa Program Nikah dan Walimah Massal Mustahik 2026 diselenggarakan melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Jambi.
Sebanyak 14 pasangan mustahik menjadi peserta dalam program tersebut dan mendapatkan fasilitas pernikahan serta walimah bersama keluarga.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa Kota Jambi dihidupi oleh kepedulian yang luar biasa dalam memperhatikan masyarakatnya,” ujar Padli.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, serta unsur Forkopimda atas sinergi, dukungan, dan perhatian terhadap masyarakat Kota Jambi.
Padli juga mengapresiasi kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Jambi dan APRI Kota Jambi yang telah memberikan kemudahan dalam proses legalitas pernikahan.
“Kerja sama ini membuktikan bahwa negara selalu hadir memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Habibi, S.Sos., M.H., memberikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Ia menyampaikan penghargaan kepada APRI Kota Jambi, BAZNAS Kota Jambi, serta Pemerintah Kota Jambi yang telah berkolaborasi menghadirkan program tersebut.
“Kami mendoakan semoga 14 pasangan pengantin ini mendapatkan kebahagiaan dan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.
Habibi juga berharap program tersebut dapat dikembangkan dengan memberikan pembinaan berkelanjutan kepada pasangan setelah menikah.
“Kami berharap ke depan Pemerintah Kota Jambi dan BAZNAS Kota Jambi tidak hanya sebatas menikahkan dan melaksanakan walimah, tetapi juga melakukan pembinaan pascanikah,” harapnya.
Salah seorang pasangan pengantin, Hanifi Abiyoso Saputro dan Putri Rama Dewi Susatri, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi, khususnya Wali Kota Jambi, BAZNAS Kota Jambi, serta APRI Kota Jambi yang telah menyelenggarakan program tersebut.
“Kami sangat bahagia. Kegiatan ini sangat membantu kami dalam melaksanakan pernikahan dan memudahkan berbagai urusan dalam persiapan. Semoga Kota Jambi semakin bahagia ke depannya,” ungkapnya.
Program Nikah dan Walimah Massal tersebut diharapkan tidak hanya menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu dalam memperoleh legalitas pernikahan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pemberdayaan ekonomi dan penguatan keluarga menuju terwujudnya masyarakat Kota Jambi yang bahagia.