Pemkot Jambi Siapkan Jalur Prestasi SPMB bagi Siswa Pramuka Berprestasi
Sabtu, 08 Agustus 2026
Penulis: Agre Ilham Ramadhani | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan berprestasi melalui penguatan gerakan kepramukaan di lingkungan pendidikan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta didik yang aktif dan berprestasi dalam kegiatan Pramuka, Pemerintah Kota Jambi berencana memberikan ruang melalui jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan mempertimbangkan sertifikat atau prestasi kepramukaan.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, saat membuka Rapat Koordinasi Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, dan Majelis Pembimbing Gugus Depan di Graha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (08/08/2026).
Menurut Maulana, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap anak-anak yang secara konsisten mengikuti kegiatan kepramukaan dan menunjukkan prestasi. Pramuka tidak hanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.
"Saya sangat bangga kepada adik-adik yang terus aktif dalam Pramuka karena banyak sekali nilai-nilai positif yang didapatkan. Saya ingin memberikan apresiasi terhadap anggota Pramuka yang aktif dengan membuka jalur prestasi menggunakan sertifikat Pramuka dalam penerimaan murid baru," ujar Maulana.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi memandang gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang memiliki karakter kuat, integritas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Maulana mendorong seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, Kamabigus hingga pembina Pramuka, untuk menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan di setiap gugus depan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan Pramuka di tingkat kota dan kecamatan sangat bergantung pada aktifnya gugus depan di masing-masing satuan pendidikan.
"Bagus gerakan Pramuka di kwartir cabang dan ranting, namun gugus depannya tidak bergerak dapat menyebabkan rekrutmen kontingen Pramuka tidak maksimal," katanya.
Maulana juga meminta pembina Pramuka menciptakan kegiatan yang menarik, edukatif, dan menyenangkan sehingga Pramuka menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama.
"Lahirkanlah sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan peduli. Lakukan pembinaan kepramukaan yang menyenangkan. Jadikan Pramuka sebagai wadah untuk menyalurkan energi anak-anak ke dalam kegiatan yang positif," pesannya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini memberikan dukungan terhadap kegiatan anak-anak mereka. Menurutnya, keberhasilan pembinaan generasi muda membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, pembina, keluarga, dan masyarakat.
Pemkot Jambi, lanjut Maulana, akan terus mendorong agar kegiatan pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan karakter dan prestasi nonakademik peserta didik.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap penguatan gerakan Pramuka.
Ia mengatakan, dukungan pemerintah daerah menjadi energi penting bagi Kwarcab dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi Pramuka di Kota Jambi.
Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi pada tahun 2026 juga menetapkan target terukur bagi satuan pendidikan. Setiap SD dan SMP didorong memiliki target Pramuka Garuda sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik.
"Di setiap SD dan SMP harus memiliki target Pramuka Garuda yang terukur. Pada tahun ini ditargetkan adanya seribu Pramuka Garuda di Kota Jambi, yang menjadi simbol keberhasilan dalam melahirkan peserta didik terbaik," kata Kemas Faried.
Ia mengajak seluruh kepala sekolah dan pembina untuk mengoptimalkan kegiatan Pramuka sebagai bagian dari pembentukan budaya sekolah yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan berorientasi pada prestasi.
Rangkaian kegiatan rakor tersebut juga dirangkai dengan pelepasan kontingen Pramuka Kota Jambi yang akan mengikuti Jambore Nasional di Cibubur pada 13 Agustus 2026.
Pemerintah Kota Jambi berharap keikutsertaan kontingen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pengalaman bagi peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk membawa nama baik Kota Jambi serta menunjukkan hasil pembinaan generasi muda yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan.