Wali Kota Jambi Tinjau Lokasi Pembangunan Masjid, Dorong Transformasi Kawasan Payo Sigadung

Senin, 30 Maret 2026

Penulis: Bowo Prayitno | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan penataan kawasan berbasis sosial dan keagamaan. Hal ini terlihat saat Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, turun langsung meninjau lokasi yang direncanakan menjadi pembangunan masjid, di Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo (eks lokalisasi Pucuk), pada Senin (30/03/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Jambi dalam menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat pada kawasan Payo Sigadung. Melalui pendekatan rekayasa sosial, Wali Kota Maulana menggagas pembangunan kawasan terpadu yang tidak hanya berfokus pada tempat ibadah, tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.

Dalam keterangannya di lokasi, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa pembangunan masjid akan menjadi pusat perubahan sosial di kawasan tersebut.

“Hari ini kami berada di RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, didampingi Pak Camat Alam Barajo, Pak Lurah dan Ibu Ketua RT. Kami melihat langsung rencana bagaimana kawasan ini ke depan akan kita bangun menjadi tempat ibadah, pusat UMKM, serta sarana olahraga bagi masyarakat,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah menelusuri status lahan yang akan digunakan untuk pembangunan masjid tersebut. Pemerintah Kota Jambi optimis akan ada pihak yang menghibahkan lahan demi mendukung pembangunan fasilitas keagamaan tersebut.

“Sedang kami telusuri tanahnya, Insya Allah ada yang menghibahkan. Nanti akan kita bangun masjidnya di sini,” lanjutnya.

Lebih jauh, Maulana menegaskan bahwa pembangunan kawasan ini akan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan holistik, dengan harapan mampu menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

“Ke depan kawasan ini akan kita bangun secara menyeluruh. Baznas akan masuk, pendekatannya harus holistik, sehingga kawasan ini insya Allah menjadi kawasan yang berkembang dan produktif,” tegasnya.

Selain pembangunan masjid, rencana penataan kawasan juga mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, khususnya bagi ibu-ibu, pembangunan pesantren sebagai sarana pendidikan agama bagi anak-anak, serta penyediaan fasilitas olahraga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengubah wajah kawasan eks lokalisasi menjadi lebih religius dan produktif, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar serta menghapus stigma negatif yang selama ini melekat.

Dengan kolaborasi berbagai pihak pdan dukungan masyarakat, Pemerintah Kota Jambi optimistis kawasan Payo Sigadung ( pucuk) secara bertahap akan bertransformasi menjadi kawasan yang religius, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.