Perkuat Adat dan Budaya, Wali Kota Maulana Buka Bimtek Ketua Kelompok Belajar dan Ketua Badan Musyawarah Adat RT/LIT
Kamis, 18 Juni 2026
Penulis: Johanes Afrizal | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Dalam upaya mendukung tumbuh kembangnya nilai – nilai adat dan budaya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketua Kelompok Belajar se-Kota Jambi dan Ketua Badan Musyawarah (BANMUS) Adat RT/LIT tahun 2026, bertempat di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, Kamis (18/06/2026).
Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan keterampilan para ketua serta pengelola kelompok belajar RT/LIT sebagai upaya strategis Pemerintah Kota Jambi dalam penguatan kelembagaan RT dan data kesejahteraan sosial.
Acara ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Adat Melayu Jambi dengan mengusung tema “Melalui Bimtek Kito Budayakan Prosesi Perkawinan Adat Melayu Jambi dan Bijak dalam Penyelesaian Silang Sengketo dimasyarakat”.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa program penguatan terhadap adat dan budaya ini telah masuk dalam RPJMD melalui Bahagia Berbudaya.
“Kalau itu tidak dijalankan Berarti kita melanggar program prioritas kita. Maka kita berharap prosesi seperti pernikahan di Tanah Pilih Pusako Batuah harus menggunakan Adat Melayu Jambi, yang kita harus terus lestarikan," ucapnya.
Maulana juga mengapresiasi dan bangga selaku Pembina dan Pemangku Adat di Kota Jambi, para pengurus Lembaga Adat hingga tingkat RT terus menjunjung dan menjaga nilai – nilai adat Melayu Jambi.
"Maka Bimtek hari ini punya peran yang sangat penting dan Alhamdulilah LAM kota Jambi sudah menjalakan program - programnya sesuai dengan visi - misi kita," ungkapnya.
Ia berharap, dengan penguatan nilai adat dan budaya hingga tingkat RT, maka kedepan setiap penyelesaian silang sengketa dimasyarakat dapat menggunakan (Restorative Justice), melalui pendekatan penyelesaian yang lebih berfokus pada pemulihan keadaan dan hubungan sosial di masyarakat.
Diakhir sambutannya, Maulana berpesan para pengurus Lembaga Adat sebagai tokoh dimasyarakat untuk ikut andil dalam menyukseskan program Kampung Bahagia yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Jambi.
“Hal ini guna terwujudnya kota Jambi yang bersih, aman dan Bahagia,” pungkas Wali Kota Maulana.
Dikesempatan yang sama, Ketua LAM Kota Jambi Datuk Aswan Hidayat menyampaikan tujuan dari penyelenggaraan Bimtek ini guna meningkatkan pemahaman Badan musyawarah adat tingkat RT/LIT dan anggota kelompok belajar terkait tahapan prosesi perkawinan menurut adat Jambi dan mekanisme penyesuaian silang sengketa pada masyarakat.
Ia juga menjelaskan kegiatan Bimtek ini diadakan selama 1 hari di Aula LAM kota Jambi dengan jumlah peserta sebanyak 140 orang.
“Peserta terdiri dari Badan musyawarah RT/LIM di masing masing kelurahan berjumlah 68 orang, Kelompok belajar sebanyak 40 orang dan 32 orang dari pengurus adat Melayu Tanah Pilih Pusako Batuah kota Jambi dan Narasumber berasal dari pengurus LAM tanah pilih Pusako Batuah kota Jambi bidang hukum dan prosesi adat,” jelasnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Jambi atas dukungan terhadap LAM kota Jambi, dirinya berharap, dengan adanya Bintek ini menjadi pembelajaran dan ilmu bagi semua yang dapt diwariskan secara terus menerus.
"Keluar dari Bimtek ini tolong sampaikan ke seluruh masayarakat, tetangga, keluarga dan lingkungan kita agar penyelesaian masalah dapat diselesaikan secara bijaksana melalui RT maupun kelompok pelajar,” ungkapnya.
Dikesempatan itu, turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jambi Drs. Raden Jufri, M.E, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Jambi Nofianto, S.E., M.E, Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi diwakili Wakil Ketua Umum Datuk Drs. H. Hatam Tafsir, M.M dan para peserta Bimtek.