Upaya Penguatan SDM di Kota Jambi, Ketua Dekranasda Nadiyah Resmi Buka Pelatihan Keterampilan Membantik

Selasa, 23 Juni 2026

Penulis: Johanes Afrizal | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi - Pemerintah Kota Jambi terus memperluas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), salah satunya melalui program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Bidang Keterampilan Membatik Tahun 2026.

Pelatihan kewirausahaan ini berkerjasama dengan Dekranasda Kota Jambi dan Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, program ini tidak sekadar menghadirkan pelatihan keterampilan, tetapi diarahkan menjadi jalan lahirnya generasi muda yang mandiri, kreatif, dan siap menciptakan lapangan kerja.

Terselenggaranya kegiatan tersebut, dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Jambi Marsha Lystia, SE, B.COM, bertempat di Rumah Produksi Batik Berkah Kota Jambi, Selasa pagi (23/06/2026).

Dalam sambutannya, Nadiyah menjelaskan bahwa program Pelatihan ini merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bekerjasama Dekranasda kota Jambi dengan tujuan untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat yang putus sekolah.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat sedang memberikan data kepada Kabupaten/Kota terkait jumlah anak tidak bersekolah (ATS) yang meliputi kategori, anak - anak dari awal tidak bersekolah, anak lulus sekolah tapi tidak bisa melanjutkan kejenjang berikutnya,ketiga anak Dropout atau penghentian status bersekolah.

"Hari ini saya selaku Ketua Dekranasda kota Jambi membuka program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) untuk adik adik kita agar bisa diberikan keterampilan dengan tujuan agar mereka tetap berdaya saing," ucapnya.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota pada era saat ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik maupun infrastruktur, melainkan juga oleh kualitas SDM yang menggerakkannya.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

"Jadi dengan pelatihan membatik ini, baik dengan cara ecoprint maupun ecotik bagi anak - anak muda kita khususnya yang masuk dalam katagori anak putus sekolah ataupun keluarga yang kurang mampu untuk dilatih agar mempunyai skil dan Jiwa Wirausaha," tuturnya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini menjadi bekal dasar anak - anak muda kota Jambi untuk lebih mandiri dalam membuka dunia usaha dan bisa mengembangkan skil membatik kedepannya.

"Pelatihan ini cukup lama selama 30 hari butuh komitmen, butuh kesungguhan dan kedisiplinan, mudah - mudahan akan lahir para pembatik pembatik baru dari kalangan gen z yang disesuaikan dengan kemajuan dan tuntutan zaman, mereka bukan hanya menjadi pekerja melainkan menjadi seorang wirausaha," harapnya.

Nadiyah juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang sudah bertekad dan berniat untuk menjadi bagian dari program membatik.

“Semoga ilmu ini bermamfaat untuk menjadi bekal dan di aplikasikan dalam dunia kerja nantinya,” pungkas Nadiyah.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan warga, Dea menyampaikan rasa senangnya dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi yang telah menggelar kegiatan ini.

“Dengan adanya kegiatan ini semoga bisa menambah wawasan dan ilmu untuk kedepannya. Saya berharap Kedepannya dengan pelatihan membatik ini bisa menjadi bekal kerja atau membuka usaha sendiri,” singkatnya.

Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini diharapkan mampu memunculkan wirausaha baru dengan harapan mampu menambah pendapatan ekonomi keluarga dan meningkatkan kemampuan produksivitas industri kecil dan menengah yang berdaya saing.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Pelatihan ini diawali dengan materi dan praktek secara langsung dengan jumlah peserta pelatihan berjumlah 10 orang dengan katagori, Anak Putus Sekolah, Anak tidak mampu dan Anak inskusi, yang akan mengikuti pelatihan selama 30 hari dengan durasi pembelajaran 6 jam setiap hari dengan total 250 jam pelajaran.