Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Jadi Langkah Awal Mewujudkan Generasi Jambi yang Berkualitas
Jumat, 31 Juli 2026
Penulis: Bowo Prayitno | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Jambi Tahun Ajaran 2026/2027 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jambi, Dr. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (31/07/2026).
Pembukaan MPLS menjadi awal dimulainya proses pendidikan bagi peserta didik baru Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas Pemerintah Republik Indonesia yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Jambi menerima lebih dari 300 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh siswa berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan data pemerintah sehingga program ini tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Suasana pembukaan MPLS berlangsung semarak dengan penampilan para siswa yang menunjukkan kemampuan berpidato dalam Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Jepang, serta pertunjukan seni dan keterampilan lainnya. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan perlengkapan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari bagi peserta didik serta penyematan tanda peserta MPLS sebagai simbol dimulainya kegiatan belajar.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya Sekolah Rakyat di Kota Jambi yang merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kota Jambi.
"Alhamdulillah, melalui proses yang panjang, hari ini Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 resmi memulai MPLS. Sejak awal saya menyampaikan kepada Bapak Menteri Sosial agar Kota Jambi menjadi salah satu daerah penerima program ini karena memiliki tingkat urbanisasi yang tinggi dan masih banyak masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas," ujar Maulana.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat menyiapkan lahan dan infrastruktur pendukung sesuai arahan pemerintah pusat sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan.
Menurut Maulana, pembangunan kawasan Sekolah Rakyat akan terus dilanjutkan hingga seluruh fasilitas pendukung selesai, termasuk sarana olahraga, tempat ibadah, dan fasilitas penunjang lainnya yang mendukung proses pembelajaran secara optimal.
Wali Kota juga mengaku bangga melihat perkembangan para siswa sejak program tersebut berjalan. Menurutnya, perubahan yang terjadi membuktikan bahwa Sekolah Rakyat mampu membangun karakter, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus mengembangkan potensi peserta didik.
"Saya masih ingat ketika pertama kali datang ke sini, ada anak-anak yang datang dengan perlengkapan sekolah yang sangat terbatas. Hari ini mereka tampil percaya diri, disiplin, bahkan mampu berkomunikasi menggunakan beberapa bahasa asing. Ini menjadi bukti bahwa kesempatan pendidikan yang baik mampu mengubah masa depan anak-anak," katanya.
Ia menegaskan, seluruh peserta didik telah melalui proses verifikasi secara ketat sehingga benar-benar berasal dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2.
"Program ini dipastikan tepat sasaran. Pemerintah Kota Jambi turut melakukan verifikasi terhadap kondisi keluarga peserta didik agar manfaat Sekolah Rakyat benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan," jelasnya.
Maulana optimistis, melalui sistem pendidikan berasrama, pembinaan karakter, dan fasilitas yang memadai, para peserta didik akan tumbuh menjadi generasi yang unggul dan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarganya.
Tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, lanjutnya, Sekolah Rakyat juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi yang dilaksanakan bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia.
"Orang tua peserta didik juga akan memperoleh pelatihan keterampilan dan program pemberdayaan sesuai potensi yang dimiliki, baik di bidang peternakan, perdagangan maupun usaha produktif lainnya. Harapannya, kesejahteraan keluarga ikut meningkat sehingga manfaat program ini dapat dirasakan secara berkelanjutan," ungkapnya.
Kepada para orang tua, Maulana mengajak agar terus memberikan semangat kepada anak-anak selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
"Di awal mungkin ada anak-anak yang merasa rindu rumah. Namun percayalah, mereka didampingi guru dan wali asuh yang akan membimbing dengan penuh perhatian. Teruslah memberikan dukungan karena ini adalah kesempatan besar untuk mengubah masa depan mereka," pesannya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Sosial RI, Pemerintah Provinsi Jambi, serta seluruh pihak yang telah mendukung hadirnya Sekolah Rakyat di Kota Jambi.
"Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Jambi. Kami berkomitmen mendukung penuh keberhasilan program Sekolah Rakyat sebagai investasi untuk mencetak generasi unggul sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Pembukaan MPLS turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi dan Kota Jambi, jajaran pemerintah daerah, perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, serta berbagai instansi terkait.
Melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membuka masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera menuju terwujudnya Kota Jambi BAHAGIA.